Selasa, 13 Agustus 2019

Makalah Maskapai Penerbangan di Indonesia


KATA PENGANTAR


Assalamualaikum Wr.Wb
        Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Swt yang telah memberikan Rahmat dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan Makalah kami yang berjudul "Maskapai Penerbangan di Indonesia" serta tak lupa kami panjatkan sholawat beserta salam kepada junjungan Nabi kita Muhammad Saw yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah menuju zaman yang dengan Ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam pembuatan makalah ini, kami sangat menyadari bahwa baik dalam penyampaian maupun penulisan masih banyak kekurangannya, untuk itu saran dan kritik dari berbagai pihak sangat kami harapkan untuk penunjang dalam pembuatan makalah kami berikutnya.
Wassalamualaikum Wr. Wb
Tanjung Raja, Agustus 2019



Penulis




DAFTAR ISI








A. Latar Belakang

Penerbangan di Indonesia merupakan sarana penting untuk menghubungkan ribuan pulau di Nusantara. Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki 17.508 pulau,[1] sebanyak 922 di antaranya dihuni secara menetap.[a] Dengan jumlah penduduk ditaksir sebanyak lebih dari 255 juta jiwa — menjadikan negara ini sebagai negara berpenduduk terbesar keempat di dunia — juga berkat pertumbuhan kelas menengah dan tumbuhnya penerbangan bertarif rendah pada dasawarsa terakhir, Indonesia secara luas dianggap sebagai pasar penerbangan yang tengah tumbuh. Antara kurun 2009 dan 2014, jumlah penumpang pesawat terbang Indonesia meningkat dari 27.421.235[2] menjadi 94.504.086,[3] sebuah peningkatan lebih dari tiga kali lipat.[3] International Air Transport Association (IATA) telah meramalkan bahwa Indonesia akan menjadi pasar perjalanan penerbangan terbesar keenam dunia pada 2034.[4] Sekitar 270 juta penumpang diperkirakan akan terbang dari dan menuju Indonesia, serta di dalam negeri Indonesia pada 2034.
Indonesia merupakan sebuah negara yang terdapat di Asia Tenggara. Negara ini merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Negara ini memiliki lebih dari 100.000 pulau yang tersebar sepanjang katulistiwa. Oleh karena itu, transportasi udara merupakan salah satu transportasi utama di negara ini. Semenjak tahun 2000, peraturan mengenai penerbangan di Indonesia mulai dilonggarkan, hal ini menyebabkan banyaknya maskapai-maskapai penerbangan baru di Indonesia.

B. Rumusan Masalah


C. Tujuan





BAB II


PEMBAHASAN


A. Maskapai Garuda Indonesia

PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk (berkerja sebagai Garuda Indonesia) (IDX: GIAA) adalah maskapai penerbangan nasional Indonesia. Garuda adalah nama wahana tunggangan Dewa Wisnu dalam mitologi India kuno. Pada tahun 2007, maskapai ini bersama dengan maskapai Indonesia lainnya (termasuk anak perusahaan Garuda Indonesia, Citilink), dilarang terbang menuju Eropa karena kejadian yang menimpa pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan 200.[3] Setahun kemudian, maskapai ini menerima sertifikasi IATA Operational Safety Audit (IOSA) dari IATA yang menunjukkan Garuda Indonesia telah memenuhi standar keselamatan penerbangan Internasional.[4] Perbaikan layanan dan meningkatnya kualitas layanan maskapai membuat Garuda menjadi pemenang kategori "World's Most Improved Airline" dari Skytrax.[5] 1 Juni 2010 menjadi hari bersejarah bagi Garuda Indonesia, di mana pembukaan kembali rute Amsterdamdilaksanakan menggunakan.........

Download Full Dokumen (Format .Doc) Klik Disini


Tidak ada komentar:

Posting Komentar